
“Respect is earned, Honesty is appreciated. Trust is gained. Loyalty is returned.”, ujar Auliq Ice, seorang penulis asal Amerika. Well said! Respek, Apresiasi, Kepercayaan dan Loyalitas. Itulah yang kita inginkan dari pelanggan, bukan? Salah satunya Loyalitas. Sebuah program loyalitas dapat menjadi salah satu marketing tool yang paling efektif untuk brand-mu. Program ini bagus untuk meningkatkan review mengenai brand-mu dari waktu ke waktu.
Loyalty marketing menguntungkan bagi usaha kecil, karena lebih menguntungkan untuk mendapatkan bisnis dari pelanggan yang sudah ada. Bahkan, 20 persen dari pelanggan akan menghasilkan 80 persen dari pendapatanmu. Akuisisi juga merupakan proses yang lebih mahal, karena biaya hingga 20 kali lebih banyak untuk menjual kepada pelanggan baru daripada untuk menjual kepada salah satu pelanggan yang ada. Dengan demikian, setiap pemilik usaha kecil harus bekerja keras untuk menarik basis pelanggan yang sudah ada. Kamu akan dapat menjual produk lebih efektif dengan menjaga kesetiaan pelanggan saat ini terhadap brand-mu.
Bangun Kepercayaan
Kepercayaan dapat dicapai tanpa skema loyalitas atau kode diskon. Ini adalah langkah pertama dalam membangun loyalitas. Menurut ndstorefixture.com, hal ini sangat penting untuk memberikan produk yang dapat pelanggan andalkan, sambil mempertahankan komunikasi yang terbuka dan jujur.
Hal ini penting untuk mengetahui bahwa Kamu harus terlebih dahulu mendapatkan loyalitas dari pelanggan. Itu tidak datang secara otomatis segera setelah Kamu memberikan kartu hadiah kepada pelanggan; brand-mu harus bekerja keras untuk memastikan bahwa pelanggan dapat mempercayaimu dan ingin bekerja denganmu lagi. Untuk melakukannya, Kamu harus menyediakan:
- Produk yang bagus.
- Transparansi
- Customer Service yang baik
Menurut KingofMaids, untuk membangun kepercayaan membutuhkan kerja keras dan dedikasi. Tim-mu harus berkomitmen untuk memberikan kualitas layanan yang tinggi, yang tentunya akan memberikan hasil dalam jangka panjang mempertahankan pelanggan yang paling berharga.
Program Diskon
Setelah memastikan bahwa pelanggan akan kembali ke brand-mu atas kemauan mereka sendiri, Kamu dapat memperkenalkan berbagai skema diskon lebih lanjut yang akan mendorong bisnis yang berulang. Seperti beberapa cara yang diuraikan di bawah ini:
1.Reciprocal Discounts
Kamu dapat memberikan diskon untuk produk dari toko atau jasa lain dari brand lain. Ini adalah teknik lintas-promosi yang sukses menjamin pelanggan akan datang kembali ke brand-mu. Hal ini biasanya digunakan oleh toko peralatan olahraga, seperti membeli produk dari toko akan menyediakan pelanggan dengan diskon keanggotaan gym dan keanggotaan gym tertentu datang dengan voucher untuk toko tertentu.
2.Loyalty Cards
Ini adalah program diskon yang biasa Kamu lihat dalam berbagai usaha, seperti coffee shop ataupun salon. Kamu dapat menyediakan cap setiap kali mereka melakukan pembelian. Begitu mereka telah mencapai target mereka (biasanya, lima), mereka akan menerima item gratis. Jika Kamu ingin beberapa item untuk faktor ke program loyalitas, maka sistem poin adalah solusi terbaik.

Seperti yang dilakukan Starbucks. Perusahaan kopi Amerika ini meluncurkan “My Starbucks Rewards” pada tahun 2009. Setiap kali pelanggan membeli produk Starbucks, mereka akan mendapatkan bintang. Ada tiga “level” tergantung pada tingkat loyalitas pengguna. Dan itu diukur dari sering tidaknya mereka ‘mengunjungi’ Starbucks. Pada tahun 2012, pengguna My Starbucks Reward mencapai sekitar 4,5 juta. Dari kartunya saja, Starbucks terhitung mengantongi 3 miliar dollar per tahun.
Bagaimana, cukup menjanjikan, bukan? Jadi, tertarik menggunakan loyalty marketing untuk bisnismu? Kami siap membantu.
One Response