
Bicara tentang sosial media memang ‘gak ada habisnya. Dan setiap memasuki awal tahun baru, yang paling ramai dijadikan topik pembicaraan pastinya prediksi. Prediksi ini bisa mencakup banyak hal, termasuk tren sosial media di tahun 2017 ini. Yup, pengguna sosial media aktif saat ini mencapai lebih dari 2,5 juta! Dan angka tersebut selalu naik setiap tahunnya. Selain penggunaan sosial media yang sebegitu aktifnya, tren sosial medianya pun ikut berubah dan terus berkembang. So, langsung saja ya kita simak, tren apa sih yang akan mewarnai sosial media sepanjang tahun 2017 ini.
Konten Video
Kalau di 2016 kemarin kita sering melihat video yang mendominasi, nah di 2017 ini video menjadi standar pembuatan konten di sosial media. Bos besar Facebook pun memprediksi kedepannya 90% konten pada media sosial akan berbasis video. Karena itu Facebook memperkenalkan FB Live. Dan kelebihan Facebook ini adalah ia sudah memiliki audiensnya sendiri daripada platform aplikasi video lain yang masih mengumpulkan audiensnya (Instagram, Bigo, dll).
Live Streaming
Live video akan menjadi lebih populer dibanding tahun lalu. Dan kebanyakan audiens mengakses live video dari perangkat genggam mereka. Facebook sendiri pernah dianggap akan mati karena tergerus aplikasi lain yang lebih up-to-date. Tapi semua anggapan itu hilang karena Facebook selalu berinovasi dengan kebutuhan audiensnya. Dan FB Live saat ini juga banyak digunakan untuk kepentingan kampanye brand hingga politik tanpa perlu bersusah payah lagi menarik audiensnya. Milenial saat ini suka dengan live video autentik tanpa disaring. Hari gini siapa sih yang ‘gak punya ponsel pintar?
Messaging
Inbox atau aplikasi pengirim pesan sepertinya masih mendominasi metode komunikasi antar audiens dan brand. Aplikasi ini ‘gak cuma untuk membangun relasi antar teman saja lho, tapi juga menjadi jembatan audiens kamu dan brand. Ide komunikasi ini masih sangat dihargai keberadaannya. Karena dengan cara ini, brand bisa mempelajari lebih lanjut tren tingkah laku audiensnya. Apalagi, kalau ada hal yang menyangkut keluhan seputar brand kamu. Lebih baik diatasi dengan jalur komunikasi personal ‘kan?
Chatbot
Chatbot adalah kecerdasan artifisial yang bisa membuat percakapan dengan orang. Dunia bisnis sudah mulai menerapkannya untuk berkomunikasi dengan audiens. Karena percaya atau tidak, audiens lebih suka lebih suka layanan konsumen via sosial media ketimbang telepon karena dirasa cepat dan efisien. Meskipun masih di tahap awal, chatbot ini terus memperbaiki layanan dengan respon cepat yang berkaitan dengan transaksi atau konsumen.
Tren berubah dengan cepat, begitu juga yang terjadi dengan dunia digital. Semuanya tinggal bagaimana kamu dan bisnis kamu berlari mengejar mensejajarkan diri dengan dunia sekitar kamu. Karena sosial media menjadi sesuatu yang cepat berubah dan memberi dampak besar bagi penggunanya.