Influencer Marketing Untuk Bisnismu, Mengapa Tidak?

Sosial media telah membuat pola pikir dan keputusan konsumen untuk membeli sebuah produk dan jasa sedikit bergeser. Di masa lalu, konsumen lebih memilih sebuah produk berdasarkan nama besar perusahaan atau sebuah brand. Pergeseran ini yang membuat sebuah perusahaan atau brand perlu mengubah pendekatan mereka untuk mendapatkan perhatian calon konsumen.

Idea@work – Influencer Marketing Untuk Bisnismu, Mengapa Tidak? #blogspot
Influencer Marketing Untuk Bisnismu, Mengapa Tidak?

Bisnis sekarang memiliki pilihan baru, pilihan yang lebih otentik dan dapat dipercaya dalam benak calon pelanggan. Salah satu strategi pemasaran terbaik adalah bekerja sama dengan orang-orang berpengaruh (influencer) yang memiliki pengikut, dan pengaruh yang besar dimedia sosial. Influencer marketing adalah strategi pemasaran yang memanfaatkan kekuatan orang-orang berpengaruh untuk meningkatkan brand awareness, loyalitas konsumen, product awareness, serta meningkatkan penjualan.

Untuk memanfaatkan influencer marketing dalam bisnismu, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dan harus kamu ketahui sebelumnya. Apa saja itu? Simak ya!

1. Influencer yang tepat
Influencer yang tepat adalah seseorang yang mampu membicarakan produk secara efektif, dipercaya oleh audiens, dan memiliki kepribadian yang relevan dengan produk atau jasa yang dipromosikan. Tidak semua influencer cocok untuk semua brand. Influencer dengan latar belakang geografi dan demografi audiensnya juga penting, karena itu menentukan interest dan passion dari audiensnya.

2. Beda konten, beda pula Influencernya
Mengetahui jenis konten seperti apa yang akan dikonversikan kepenjualan adalah bagian penting dari influencer marketing. Konsumen kita tentu bervariasi bukan? Menggunakan sekelompok influencer yang dapat berhubungan dengan audiens yang berbeda dengan cara yang meaningful tentu menjadi lebih efektif daripada hanya memilih satu atau dua influencer yang berpengikut besar.

3. Libatkan para konsumen
Semua orang (termasuk audiens kita sendiri) suka jika mereka merupakan bagian dari sebuah brand. Dan, konsumen lebih mungkin untuk berbagi konten yang pribadi. Libatkan konsumen dengan memberikan mereka kesempatan berpartisipasi dalam sebuah kampanye brand-mu.

4.Cobalah menjadi yang tak terduga.
Terkadang marketer harus mampu bereksperimental. Eksperimen yang bisa dilakukan adalah menggunakan influencer untuk brand adalah orang atau sosok yang berlawanan dari ekspektasi dari pada audiens. Poinnya adalah bagaimana membuat audiensmu mempersepsikan brand tersebut.

Perlu diketahui, influencer marketing adalah sebuah dunia yang liar. Standar untuk seleksi influencer pun menjadi sangat penting. Karenanya, tak salah jika menggunakan jasa digital agency untuk berkonsultasi mendalam mengenai influencer marketing dan penerapannya dalam bisnismu.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Let us help you with your projects