Sejak zaman dahulu, yaitu zaman purbakala informasi sudah disampaikan secara visual oleh umat manusia. Kita pasti pernah belajar sejarah dimana pada dalam gua terdapat lukisan atau gambaran yang berisikan informasi ataupun sebuah kejadian. Sebuah informasi yang disampaikan secara visual membuat kita lebih cepat menangkap informasi tersebut.

Kamu pasti sudah tidak asing dengan istilah Infographic, bukan? Apa sih Infographic itu? Infographics adalah singkatan dalam Bahasa Inggris dari Information dan Graphics. Jadi, Infographic adalah penyampaian visual sebuah informasi melalui sebuah grafik dan desain menarik, juga mengubah subjek yang rumit atau membingungkan menjadi lebih mudah dicerna serta menyenangkan untuk dilihat oleh siapa saja.
Nah, Infographic ini dapat dijadikan cara lain dalam pemasaran. Sebuah desain yang unik, keren dan menarik dapat memikat dan menginspirasi audiens atau calon konsumenmu untuk bertindak. Era digital seperti sekarang, Infographic dapat menjadi alat super efektif dalam kampanye pemasaran digital dan juga bisa digunakan begitu mudah oleh bisnis kecil maupun brand-brand besar.
Lalu bagaimana agar kita dapat membuat info Infographic yang keren tersebut? Oke, mari kita bahas!
1 Menyiapkan Pesan yang Akan Disampaikan
Tentukan tema dan rancanglah sebuah pesan yang bercerita, lalu siapkan pula gambar dan data statistik untuk mengilustrasikan pesan yang akan disampaikan tersebut. Kemudian kumpulkan data yang pendukung. Hindari pesan yang terlalu berfokus pada penjualan.
2 Desain Infographicmu Semenarik Mungkin
Ada banyak pilihan yang bisa kamu gunakan dalam membuat desain infographic. Jika kamu punya desainer grafis yang handal, manfaat saja untuk membantu membuat infographic sesuai keinginanmu. Cara lain, banyak situs web gratis atau berbayar untuk menciptakan peranti visual yang dapat diunduh atau digabungkan, misalnya Infoactive.co atau piktochart.com.
3 Berhati-hatilah dengan Font yang Digunakan
Tipografi bisa digunakan dalam setiap desain yang sangat penting dan dapat menjadi
perbedaan antara desain besar dan kecil. Terlalu banyak tipografi dapat membingungkan mata dan membuat sulit untuk memutuskan mana yang pertama harus dibaca. Pastikan font yang sesuai untuk audiens dan subjek dan terlihat cocok jika disandingkan dengan font yang digunakan.
4 Baca Kembali, Lalu Ujilah Infographicmu
Coba uji infographicmu pada beberapa rekan atau siapa saja. Apakah desain itu dapat mengalir, dapat dengan mudah mewakili untuk bercerita, apakah font terlalu kecil/terlalu besar/terlalu banyak/terlalu sedikit. Sangat penting untuk memeriksa semuanya agar jangan membuat ilustrasi yang tidak terlihat atau audience tidak menangkap pesannya. Ingat, kita tidak menciptakan infographic untuk diri sendiri.
Sudah terbayang akan membuat infographic seperti apa untuk bisnismu?
(Diolah dari berbagai sumber)