Tips Membuat Profil LinkedIn Secara Profesional

Apakah Anda sudah memiliki akun di jejaring sosial LinkedIn? Platform yang satu ini mungkin tidak setenar Facebook atau Instagram, tapi jika Anda adalah pelaku bisnis atau pekerja, memiliki akun LinkedIn menjadi salah satu hal penting untuk mengembangkan bisnis, juga karir Anda. Karena LinkedIn memang sengaja dirancang untuk para profesional.

Jejaring sosial yang dirilis pada 5 Mei 2003 ini sekarang telah tumbuh menjadi salah satu jejaring sosial yang paling populer bagi para profesional bisnis. Penggunanya bahkan sudah mencapai kurang lebih 255 juta orang. Di LinkedIn, Anda bisa menunjukan kemampuan dan keahlian untuk memikat hati perusahaan atau calon kolega bisnis.

Sekarang, mari kita bahas apa saja yang perlu dilakukan untuk membuat profil LinkedIn yang menarik dan memunculkan ke-profesionalitas-an Anda dengan tepat.

1. Isi profil Anda dengan lengkap

Profil LinkedIn ini hampir serupa dengan resume kerja. Informasi mengenai pendidikan, pengalaman kerja, posisi pekerjaan saat ini, keahlian, dan lain-lainnya di tampilkan di sini. Input informasi tentang diri Anda dengan lengkap, supaya jika para perekrut atau calon kolega melihat profil Anda bisa mendapatkan informasi secara jelas dan utuh mengenai informasi tentang diri Anda.

LinkedIn memiliki skor untuk profil Anda. Mulai dari beginner, intermediate, advanced, expert, dan all-star. Skor ini menunjukan kelengkapan dari isi profil Anda. Skor profil akan meningkat jika lebih banyak konten yang relevan ditambahkan ke profil. Jika Anda sudah mengisi bagian profil, maka Anda akan mendapatkan level all-star. Yang menguntungkan dari fitur ini, jika level Anda sudah mencapai all-star, maka profil Anda akan 40 kali lebih banyak muncul pada hasil pencarian.

2. Buat headline dan summary yang menarik

Headline dan summary penting untuk menunjang profil Anda agar semakin terlihat menarik dan profesional. Jadilah kreatif saat meng-input headline dan summary, namun tetap pada batas professional.

Headline dapat diisi  hingga 120 karakter untuk mendeskripsikan pekerjaan Anda. Biasanya, orang hanya mengisi headline dengan posisi pekerjaan mereka. Mungkin itu termasuk profesional, tapi Anda bisa membuatnya lebih menarik. Misalnya, “Recruiter, HR, Talent Management Expert” atau “Brand Marketing, PR, Communications Professional”.

Berikutnya, summary. Bagian ini juga perlu dibuat menarik dan sekreatif mungkin. Summary  memiliki banyak fitur. Anda bisa menambahkan foto dengan resolusi terbaik, video perkenalan, infografis tentang pendidikan atau pekerjaan, dan lain-lain. Atau jika Anda lihai dalam menulis, Anda bisa mendeskripsikan tentang diri Anda dengan kata-kata untuk mendapatkan perhatian para perekrut atau calon kolega.

3. Gunakan kata kunci

Penggunaan kata kunci ini bisa sangat membantu Anda. Jika Anda menggunakan kata kunci yang tepat di profil, terutama pada headline dan summary, akan mudah di temui oleh mereka yang mencari calon pekerja atau partner. Karena mereka tentu akan menggunakan kata kunci yang spesifik.

4. Bergabung dan aktif di grup

Di LinkedIn juga ada grup. LinkedIn Group adalah sarana untuk berbagi atau berpartisipasi dilingkup yang profesional mengenai industri atau kegiatan tertentu. Biasanya ada grup ikatan alumni universitas, grup terkait kegiatan yang diminati (misalnya blogger, atau fotografer), grup para agensi, dan lain semacamnya.

Dengan adanya grup ini, Anda jadi bisa memperluas koneksi. Menjadi lebih mudah untuk meningkatkan prospek pekerjaan. Anda bisa menemukan banyak pengguna LinkedIn lain yang belum terhubung dengan Anda. Tapi, harus pintar-pintar memilih juga, karena kualitas itu lebih penting dari pada kuantitas.

5. Matikan notifikasi perubahan profil

Apakah Anda pernah mendapat notifikasi di media sosial dari satu orang dalam waktu yang berdekatan dengan jumlah yang banyak? Itu tersebut pasti mengganggu, bukan? Millenial biasanya menyebutnya dengan istilah ‘nyampah’. Jangan sampai hal ini merusak nilai baik yang sudah Anda bangun.

Matikan notifikasi perubahan profil pada profil Anda. Orang tidak perlu selalu mendapatkan notifikasi jika Anda meng-update profil. Jika mereka ingin tahu mengenai Anda, mereka bisa berkunjung langsung ke profil Anda. Dan itu bisa jadi cara yang lebih elegan.

6. Atur URL

Anda bisa mengatur URL untuk profil LinkedIn. Pada dasarnya, URL sudah terbentuk secara otomatis, namun terdiri dari huruf dan angka secara acak. Untuk memudahkan pencarian langsung dari URL, juga untuk menambah nilai ke-profesional-an Anda, atur ulang URL tersebut.

7. Manfaatkan recommendations

Fitur ini mungkin yang paling bisa Anda andalkan. Dengan Anda direkomendasikan, tentu akan menambah nilai kredibilitas sebagai seorang pekerja atau pebisnis profesional. Anda bisa meminta di rekomendasikan sebanyak dan sesering mungkin dari rekan kerja, atasan, mentor, klien, kolega bisnis, atau siapa saja yang pernah bekerja sama dengan. Tentunya, Anda harus memberikan hasil terbaik untuk mereka agar mereka puas, dan merekomendasikan Anda dengan senang hati, bahkan tanpa diminta.

 

Nah, itulah beberapa tips untuk membuat profil LinkedIn lebih menarik dan profesional. Mudah sekali bukan? Anda bisa langsung menerapkannya di profil sekarang juga. Ayo, segera perbarui profil LinkedIn Anda!

 

Sumber:

https://www.hitsss.com/10-cara-membuat-profil-linkedin-mu-terlihat-lebih-profesional/4/

https://www.finansialku.com/membuat-profil-linkedin/

https://m.liputan6.com/tekno/read/3147892/capai-9-juta-pengguna-linkedin-didominasi-kaum-milenial

https://dailysocial.id/post/8-langkah-penting-membuat-profile-linkedin-terlihat-professional

https://jalantikus.com/tips/cara-membuat-profil-linkedin-menarik/

 

0 Responses

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Let us help you with your projects