
“Cinta ini… Kadang-kadang tak ada logika”, pasti kamu baca sambil menyanyikannya kan? Kita tidak akan bedah lirik lagu si Mbak yang satu itu kok. Ngomong-ngomong soal cinta, bagaimana sih cara agar brand kita dicintai? Untuk mendapatkan customer, Kamu harus memperkenalkan brand-mu; membuat mereka mencintai brand-mu.
Zig Ziglar, seorang motivator asal Amerika ini pernah berkata: “People don’t buy things for logical reasons. They buy for emotional reasons”. Cukup jelas, ‘kan? Seperti yang telah kami bahas sebelumnya disini bahwa pelanggan tidak serta merta menghasilkan keputusan hanya berdasarkan logika. Mari kita buat para customer mencintai brand kita.
- Customer Service yang menakjubkan.
“Menakjubkan” is kind of strong word tho’. Tapi berusaha menjadi seperti itu tidak ada salahnya, ‘kan? Seperti yang dikatakan oleh Mark Cuban, seorang entrepreneur asal Amerika ini bahwa, “Treat your customers like they own you. Because they do.” Ya, apa jadinya brand kita tanpa para customer? Maka dari itu, kita harus memperlakukan customer sebaik mungkin. Terdengar cliché tapi begitulah adanya.
Contohnya seperti yang dilakukan oleh Lego. Seorang anak bernama Luka menulis surat kepada Lego menjelaskan kehilangannya dan meyakinkan staf Lego bahwa ia akan berhati-hati menjaga action figure-nya jika mereka mengirim dia Lego yang telah hilang.

Respon yang Luke terima dari Lego perwakilan customers support, Richard sangat menakjubkan. Richard mengatakan kepada Luke bahwa ia telah berbicara dengan Sensei Wu (karakter Ninjago). Sangat jarang melihat respon kreatif seperti itu, ‘kan? Itulah yang membuat hal ini menjadi viral.

2. Maintain brand-mu menjadi sebaik mungkin.
Bukan hanya focus terhadap customer-mu, visual yang brand sediakan juga harus selalu di-maintain. Contohnya website, 46% customer mengatakan bahwa kriteria utama brand yang kredibel itu adalah desain website-nya. Lebih dari 90% keputusan pembelian dipengaruhi oleh faktor visual dan juga meningkatkan brand awareness sebanyak 80%.
3. Buatlah konten yang brilian
Konten yang menarik adalah 3 alasan teratas mengapa customer mem-follow brand di sosial media. Konten marketing adalah praktek membuat dan mendistribusikan konten yang menghibur, informatif dan membantu pelanggan potensial. Konten yang baik kemudian mengarahkan para pelanggan kembali ke website brand-mu. Konten yang baik sukses menciptakan asosiasi positif untuk brand-mu tanpa kerumitan dalam memasarkan produk. Kami telah membahas bagaimana meningkatkan engagement pada konten, seperti disini
Jadi, siapkah Kamu membuat para costumer jatuh cinta kepada brand-mu? We are here to help you. Don’t hesitate to contact us.